Generasi Y

Kau Dan Aku Berbeda, X, Y, Z

Kau Dan Aku Berbeda, X, Y, Z

Tuhan menciptakan makhluknya tak pernah sama, sekalipun Anda adalah seorang anak kembar tetaplah ada sebuah titik dimana ada perbedaan dengan saudara serahimmu. Tidak hanya secara fisik, dalam sebuah pemikiran seseorang dengan orang lainnya pastinya juga berbeda. Karena manusia terdiri dari berjuta-juta kepala pastinya memiliki anggapan dan pendapat yang berbeda-beda, sehingga terciptalah sebuah keberagaman antara satu kepala dengan kepala lainnya.

Tetapi kali ini kita takkan membahas tentang perbedaan dari kacamata fisik, pemikiran, apalagi agama, bukan. Kita akan membahas perbedaan dimana semua itu sudah terjadi sejak lahir. Ini juga bukan bicara mengenai suku, ras, daerah atau lainnya, tetapi membahas tentang tahun berapa kita dilahirkan ke dunia ini.

Sejak munculnya Teori Generasi (Generation Theory). Ada pengelompokkan sebuah generasi dari sudut pandang tahun kapan manusia itu dilahirkan. Dan biasanya pengelompokan tersebut digunakan atau dikaitkan dengan masalah pekerjaan. Ada beberapa pengelompokkan generasi sesuai dengan klasifikasi tahun dilahirkannya, yaitu Pre Baby Boom (sebelum tahun 1945), The Baby Room (1946-1964), The Baby Bust – Generasi X (1965-1976), The Echo of the Baby Boom – Generasi Y (1977-1997), Generation Net – Generasi Z (1998-2009), Generation Alpha (2010-sekarang).

Namun saat ini kita hanya membahas generasi X, Y, Z. Karena saat ini merekalah yang paling banyak menduduki kursi perusahaan, dengan kata lain mereka sudah bekerja.

1. Generasi X (1965-1976)

Di tahun ini merupakan tahun awal penggunaan PC (Personal Computer), tv kabel, video games dan internet. Generasi adalah generasi yang mampu beradaptasi, dapat menerima perubahan dengan baik bahkan disebut sebagai generasi tangguh, memiliki karakter mandiri dan loyal, mengutamakan citra, tipe pekerja keras, namun memiliki kekurangan yaitu selalu menghitung kontribusi yang telah diberikan perusahaan terhadap hasil kerjanya.Dalam penelitian Jane Deverson, sebagian dari generasi ini juga memiliki sikap yang negatif seperti kurang hormat terhadap orangtua, mengenal musik punk dan mencoba menggunakan ganja.

2. Generasi Y (1977-1997)

Sering disebut sebagai generasi milenium. Ungkapan generasi Y sendiri mulai dipakai pada editorial koran besar Amerika Serikat pada Agustus 1993. Generasi Y banyak menggunkan teknologi komunikasi instan seperti sms, email, facebook, twitter, dan lain sebagainya.

Masing-masing generasi Y memiliki karakteristik individu berbeda, tergantung darimana ia dibesarkan, dalam strata ekonomi yang seperti apa, dan seberapa tinggi sosial keluarganya. Komunikasi yang dijalinpun sangat terbuka, berbeda dengan generasi sebelumnya. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, hal tersebut juga berpengaruh dalam hidupnya seperti lebih terbuka terhadap kehidupan ekonomi politik dan juga memiliki perhatian yang lebih terhadap kekayaan.

3. Generasi Z (1998-2009)

Disebut juga generasi net atau generasi internet. Mereka memiliki kesamaan dengan generasi Y, tetapi yang membedakan ialah mereka dapat mengaplikasikan semua teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-harinya seperti update status lewat hp, nge-twit lewat hp, browsing dengan PC, sampai mendengarkan musik lewat headset. Apapun yang dilakukan oleh mereka, kebanyakan tak jauh-jauh dari dunia maya. Sejak kecil generasi Z selalu berdampingan dengan teknologi terbaru, bahkan cenderung ia adalah penikmat aktif dari perkembangan tersebut, sehingga secara tidak langsung perkembangan tersebut telah berpengaruh ke dalam kehidupannya.

Generasi Z merupakan generasi digital yang mahir terhadap teknologi informasi dan berbagai aplikasi komputer. Informasi pendidikan maupun pribadipun begitu cepat dan mudah sekali mereka akses. Generasi ini juga cukup toleran terhadap perbedaan dan sangat peduli dengan lingkungan. Mereka terbiasa pula melakukan berbagai aktivitas secara bersamaan, misalnya membaca, berbicara, mendengarkan musik, menonton. Hal tersebut membuktikan bahwa mereka menyukai hal-hal yang instan, tidak bertele-tele, tidak rumit, pokoknya serba cepat. Akbiatnya ada beberapa sifat negatif yang dimiliki oleh generasi Z, yaitu cenderung kurang berkomunikasi secara langsung, egosentris, individualis, tidak sabaran dan kurang menghargai proses.

Generasi X, Y, Z merupakan generasi yang berbeda-beda, masing-masing mempunyai sifat positif dan negatif. Dengan memahami masing-masing perbedaan generasi tersebut, sudah semestinya para pendidik ataupun para pemimpin perusahaan harus mengerti karakter masing-masing individu, jangan dipukul rata. Dan tentunya tantangan yangdiperoleh generasi Z lebih besar daripada generasi X dan Y.